Feed on
Posts
comments

Tuntutan autentikasi terhadap medical image sangat besar pada pertukaran data antara komunitas kedokteran dan institusi penelitian. Watermarking citra digital relevan digunakan dalam medical imaging. Namun pada implementasinya dibutuhkan watermarking yang reversible sehingga tidak terjadi penyimpangan pada citra digital yang digunakan. Dalam reversible watermarking tidak hanya menyediakan proteksi terhadap data yang disimpan sebagai hak cipta tetapi juga dapat mengembalikan citra host seperti semula. Reversible watermarking diharapkan tahan terhadap serangan yang disengaja atau tidak disengaja dan harus imperceptible. Reversible watermarking memiliki dua kebutuhan :
1.    Blind
Beberapa dari watermarking yang conventional atau umum diketahui memerlukan citra asli untuk mendapat kembali watermark yang disisipkan. Namun, reversible watermarking dapat mengembalikan citra asli dari citra yang terwatermark secara langsung. Maka dari itu, reversible watermarking disebut blind, yang berarti proses retrieval tidak membutuhkan citra asli.

2.    Higher Embedding Capacity
Ukuran dalam menyimpan informasi didefinisikan sebagai embedding capacity. Skema reversible watermarking menyisipkan informasi recovery dan informasi watermark sehingga skema reversible watermarking membutuhkan embedding capasity yang lebih besar.

Hasil yang ingin dicapai dari reversible watermarking adalah melakukan proteksi hak cipta dan dapat mengembalikan citra host seperti semula.


Gambar diatas memberikan gambaran bagaimana skema reversible watermarking dibandingkan dengan watermarking yang lazim diketahui. Perbedaan terletak pada bagian akhir dari skema tersebut. Maka dari itu, reversible watermarking sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan kualitas citra digital yang tinggi seperti bidang kedokteran dan militer.

Terdapat dua bidang penelitian yang dihubungkan dengan watermarking digital
: data hiding dan image authentication. Data hiding memiliki tujuan menggunakan host data untuk menyembunyikan dan mentransmisikan informasi rahasia. Sedangkan image authentication bertujuan untuk memeriksa
apakah citra yang didapat telah dirusak atau tidak. Berdasarkan definisi ini, hasil yang ingin dicapai dari reversible watermarking citra digital adalah melakukan penyisipan data dan dapat mengembalikan citra host seperti semula saat data yang disisipkan dihilangkan.

Terdapat banyak skema reversible watermarking yang dikemukakan. Berdasarkan skema yang ada, reversible watermarking diklasifikasikan menjadi 3 yaitu skema yang menggunakan data compression, skema yang menggunakan difference expansion, dan skema yang menggunakan histogram
bin shifting
.

Skema yang menggunakan data compression, data yang disisipkan merupakan data yang telah mengalami kompresi sehingga didapat ruang penyimpanan yang lebih besar untuk menyimpan informasi recovery citra host dan juga informasi dari data yang disisipkan.

Skema yang menggunakan difference expansion, data label watermark biasanya disisipkan didalam nilai-nilai LSB. Kemudian rekonstruksi citra host dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang telah dimodifikasi. Kedua skema tersebut tidak tahan terhadap pemrosesan image dan distorsi. Skema yang menggunakan histogram bin shifting berusaha memberi robustness pada reversible watermarking.

References : J.-B. Feng, I.-C. Lin, C.-S. Tsai, and Y.-P.Chu, 2006, Reversible Watermarking: Current Status and Key Issues. International Journal of Network Security, Vol. 2, No. 3, PP.161-171.

1240jpgDalam sebulan ini saya tertarik mendalami PHP. Sebenarnya telah lama saya pelajari, tapi tidak rutin saya ambil. Setelah mencoba membuat web sederhana, saya tertarik untuk melakukan hal yang sama dalam lingkungan open source seperti Ubuntu :)

Di windows saya menggunakan biasa menggunakan XAMPP namun ternyata pada Ubuntu disebut sebagai LAMPP. So, kita mulai dech…

A. Instalasi LAMPP
1. Download LAMPP  (contoh : xampp-linux-1.6.6.tar.gz)
2. Lakukan ekstraksi paket sebagai berikut
    sudo tar xvfz  xampp-linux-1.6.6.tar.gz -C /opt

B. Proses Starting LAMPP
    sudo /opt/lampp/lampp start

C. Proses Stoping LAMPP
    sudo /opt/lampp/lampp stop

D. Menyediakan Control Panel berbasis GUI
1. Pada  Terminal ketik
    gedit ~/.local/share/applications/xampp-control-panel.desktop
2. Ketika muncul editor gedit, ketikkan
    [Desktop Entry]
    Comment=Start/Stop XAMPP
    Name=XAMPP Control Panel
    Exec=gksudo "python /opt/lampp/share/xampp-control-panel/xampp-control-panel.py"
    Icon[en_CA]=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg
    Encoding=UTF-8
    Terminal=false
    Name[en_CA]=XAMPP Control Panel
    Comment[en_CA]=Start/Stop XAMPP
    Type=Application
    Icon=/usr/share/icons/Tango/scalable/devices/network-wired.svg

3. XAMPP Control Panel akan muncul di aplikasi Internet, gunakan Alacarte Menu Editor untuk memindahkan sesuai keinginan.

E. Testing
    Test dengan http://localhost/ pada browser kesayangan anda.

F. Lokasi File
Secara default, XAMPP menggunakan /opt/lampp/htdocs sebagai root web direktori. Tentu saja kita dapat melakukan link yang akan kita tempatkan pada home direktori. Pada terminal lakukan :
1. Membuat folder public_html
    mkdir ~/public_html
2. Lakukan link terhadap /opt/lampp/htdocs
    sudo ln -s ~/public_html /opt/lampp/htdocs/$USER

Sekarang file dan folder yang anda disimpan pada ~/public_html akan di publish oleh personal webserver. Pada browser buka http://localhost/(username anda)

G. Lakukan security setting pada XAMPP / LAMPP
    sudo /opt/lampp/lampp security
Berikan setting yang sesuai…

Yup semoga tulisan ini dapat membantu :)
Chayoo…

Reference : Ubuntu

Hey readers…
I want to introduce my pocket, the oldiest N series (he..he..). My pocket is N-Gage classic that I cover by white ‘casing’ look like at the picture. Day by day my pocket always stand for me to give me reminder, schedule, and say every messages that belong to me ;)

My Pocket also have an Internet connection, so when I check My Friendster I do with activate GPRS and I use Opera to do browsing. I installed Opera Mini 3 that very compatible with my Pocket (is free).

When I was boring or in a "bad mod" my pocket provide entertaiment like musics, radio and arcade game deck. Wow its enjoyble…!

Ngage2_1

My Pocket Specification :
more information

 

 

 
"This is classic, this is a phone, and this what we call N-Gage"

                                          

Anda baru belajar?
Anda belajar Pemrograman?

Tanggal 5 Januari 2008, seiring dengan perubahan tahun sekaligus menyemarakkan nuansa baru, Belajar Pemrograman (dot) Net hadir untuk ikut membantu membangun muda-mudi yang baru mengenal untuk belajar pemrograman. Belajar Pemrograman (dot) Net hadir dengan berbasiskan wordpress. Bagi anda yang berminat untuk mengetahui lebih lanjut, mungkin bisa langsung ke situsnya di sini.
Pendiri dari situs ini (Belajar Pemrograman (dot) Net) merupakan mahasiswa-mahasiswa yang ingin berbagi ilmu dan juga menambah wawasan melalui komunitas.
Semoga perkembangan yang lebih baik mengiringi setiap langkah dari situs Belajar Pemrograman (dot) Net dan juga pemrograman yang ada di Indonesia.

Chayoo ;)

New Brushes to The Gimp

Semenjak sebulan terakhir ini, saya mulai tertarik dengan Gimp. Rasa tertarik ini muncul ketika saya ingin mengetahui lebih jauh mengenai kemampuan Gimp sebagai aplikasi pengolah gambar. Pada awal instalasi Gimp telah memiliki brush standar. Namun saya melihat ada sedikit yang kurang dalam berbagai bentuk brush yang dimiliki oleh Gimp. Untuk menambahkan kekurangan tersebut saya mencoba mencari brush gratis di Internet melalui search engine. Pencarian saya tiba pada situs Hawkmont yang menyediakan file .gbr sebagai brush tambahan untuk aplikasi Gimp.

Pertama-tama saya download file leaves_gimp_brushes_mega_pack_by_hawksmont.zip dari situs Hawkmont. Kemudian saya extract file zip tersebut ke dalam home directory saya di Linux. Didalam folder hasil extract ini terdapat banyak sekali file .gbr yang merupakan file brush bagi aplikasi Gimp.

Saya meng-copy semua file .gbr dalam folder ke /usr/share/gimp/2.0/brushes melalui terminal. Saya mengetikkan perintah sebagai berikut :
   sudo cp /home/[directory_anda]/leaves_gimp_brushes_mega_pack_by_hawksmont/* /usr/share/gimp/2.0/brushes/

 

Brushgimp_1

Setelah proses copy file selesai, ternyata saya belum bisa langsung menggunakannya pada aplikasi Gimp karena folder brushes merupakan folder dalam root yang dibatasi hak aksesnya. Untuk itu saya perlu mengubah hak akses file .gbr tadi agar hak aksesnya tidak dibatasi bagi account user milik saya. Saya mencoba mengubah hak akses melalui terminal (karena saya menggunakan Ubuntu) dengan perintah sebagai berikut :
   sudo chmod 777 /usr/share/gimp/2.0/brushes/*

Ternyata perintah tersebut berhasil dan setelah melakukan refresh brush pada aplikasi Gimp saya melihat terdapat tambahan bentuk brush pada aplikasi tersebut ;)

–> thanks for hawksmont.com

Older Posts »